Translate

Jumat, 27 Mei 2016

Pemberdayaan skill center purworejo

Terima kasih kepada perangkat Desa Pulutan Kecamatan Ngombol yang sudah menggunakan jasa kami, kami senantiasa memperkaya dan mengupdate sistem manajemen kerja kami agar maksimal dalam pelayanan.

Kamis, 31 Maret 2016

Seputar Jasa

Lembaga Aura Counselung Center Purworejo yang bergerak dibidang jasa konseling dan event organizer. Terkait jasa, ada point penting seputar pilihan konsumen hingga membuat tertarik. Secara faktor psikologis dipengaruhi oleh:

1. Motivasi
2. Persepsi
3. Pengetahuan
4. Kepercayaan
5. Pendirian

Berikut tahap-tahap dalam proses keputusan memakai jasa kami:

1. Pengenalan kebutuhan
     Proses pemakaian jasa dimulai ketika konsumen mengenal suatu masalah atau kebutuhan.

2. Pencarian informasi
     Seorang konsumen yang tergerak oleh stimulan akan berusaha untuk mencari lebih banyak informasi. Dan sumber informasi ada empat;
*sumber pribadi: krluarga, tetangga, teman, kenalan.
*sumber komersial: iklan, tenaga promosi, pedagang perantara,pengemasan, pertunjukan.
*sumber umum: media massa, organisasi rating, konsumen
*sumber pengalaman: penanganan, pemeriksaan, penggunaan produk.

3. Evaluasi alternatif
    Terdapat beberapa proses evaluasi keputusan. Sebagian besar model sekarang dari
proses evaluasi konsumen berorientasi secara kognitif yaitu mereka melihat konsumen dalam membuat pertimbangan produk sebagian besar secara sadar dan rasional.
     Kepercayaan merek merupakan bentuk "citra merek". Kepercayaan merek konsumen akan bervariasi menurut pengalamannya dan pengaruh selektif, distorsi selektif, dan ingatan selektif.

4. Keputusan Pemakaian Jasa
     Faktor yang mempengaruhi maksud pembelian dan keputusan pembelian:

evaluasi alternatif➡maksud pembelian➡*pendirian orang lain*faktor situasi yang tidak diantisipasi➡keputusan pembelian

Keputusan seorang konsumen untuk memodifikasi, menunda, atau menghindari suatu keputusan untuk tidak memakai jasa sangat dipengaruhi oleh resiko yang dirasakan(perceived risk).

5. Perilaku setelah Pemakaian Jasa
     Dalam tahap ini, konsumen akan mengalami suatu tingkat kepuasan atau ketidakpuasan tertentu. Sebagian konsumen tidak akan mau mendapatkan produk cacat, yang menimbulkan kekecewaan.

Alur penanganan ketidakpuasan konsumen :

Terjadi ketidakpuasan➡mengambil tindakan

Sembilan Kelompok Gaya Hidup Masyarakat

Program Standford Research Institute's Values and Lifestyle (VALS) mengklasifikasikan masyarakatnya menjadi sembilan; diantaranya:

1. Survivor
     Orang malang yang cenderung untuk bersikap berputus asa, tertekan, terbuang.

2. Sustainer
     Orang malang yang berusaha keras untuk keluar dari kemiskinan.

3. Belongers
     Orang-orang yang memegang adat atau kebiasaan, konservatif, mengenang masa lalu, dan tidak suka bereksperimen, serta yang tidak suka menonjolkan diri.

4. Emulators
     Bersifat ambisius, bergerak ke atas, dan sadar akan status, mereka ingin membuat sesuatu yang besar.

5.  Achievers
     Pemimpin-pemimpin bangsa, yang membuat segala hal terjadi, bekerja dalam suatu sistem, dan menikmati hidup yang baik.

6.  I-am-me
     Orang biasanya berusia muda, merasa menarik, dan biasa bertingkah.

7.  Experientials
     Orang-orang yang mengejar kehidupan mendalam yang kaya dan ingin mengalami secara langsung apa yang diberikan hidup.

8.  Societally conscious
     Orang-orang yang mempunyai kesadaran yang tinggi akan tanggung jawab sosial dan ingin untuk meningkatkan kondisi dalam masyarakat.

9.  Integrateds
     Orang-orang yang telah dewasa secara psikologis dan dikombinasikan dengan unsur-unsur terbaik dari pengaruh luar dan dalam.

Klasifikasi tersebut berdasarkan ide bahwa individu-individu melalui sejumlah tahapan-tahapan pengrmbangan, dengan setiap tahap memengaruhi sikap, perilaku dan kebutuhan psikologis seseorang.

😎 semoga bermanfaat sob. Barok Alloh

Rabu, 09 Maret 2016

DESA JALINAN KERJASAMA BERSAMA LEMBAGA AURA CC

Assalamu'alaykum sahabat ACC,
Ketemu lagi di hari Rabu, sudah melihat fenomena alam terhebat?? yak betul, Gerhana Matahari... Oh iya, Bagian Jawa Tengah tidak nampak ya kalau tidak pakai teropong. ^_^ hehe ...kaka mau upload kegiatan yang lama ga di share nih.

Kegiatan Lalu kami masih dengan pemberdayaan skill Di desa desa.
Desa yang memakai jasa kami makin lama makin bertambah,,,alhamdulillah ...moga selalu berkembang dan bermanfaat buat semua , aamiin..

  1. Desa Wonotopo, Kec.Gebang
  2. Desa Kaliglagah, Kec.Loano
  3. Desa Kledung Karangdalem
  4. Desa Pelutan, Kec.Gebang
  5. Desa Ngemplak
  6. Desa Bringin
  7. Desa Purwodadi
  8. Desa Guyangan
  9. Desa Kebonsari
  10. Desa Jatimalang
  11. Desa Pundensari
  12. Desa Geparang
  13. Desa Seboropasar
  14. BPP Kutoarjo
  15. Desa Sukoharjo
  16. Desa Tepus Kulon
  17. Desa Pringgowijayan
  18. Desa Sidarum
  19. Desa Purwosari
  20. Desa Semono
  21. Desa Pucungroto
  22. Desa Durensari
  23. Desa Kedungkamal
  24. Desa Pogung Kalangan
  25. Desa Pogung Juru Tengah
  26. Desa Ringgit
  27. Desa Jrakah
  28. Desa Semagung
  29. Desa Kesugihan
  30. Desa Tanjungrejo
  31. Desa Kalitanjung
  32. Desa Keponggok
  33. Desa Kentengrejo
  34. Desa Kaliwatu Kranggan, Kec.Butuh

Selasa, 24 November 2015

Pelatihan Komputer Desa Pekutan Kecamatan Bayan Purworejo

 Alhamdulillah telah dilaksanakan pelatihan komputer di Balai Desa Pekutan, Bayan, Purworejo yang dibuka dengan meriah oleh Bapak Carik Desa Pekutan. Berikut beberapa dokumentasi acara pelatihan komputer tersebut.

Rabu, 11 November 2015

Seminar Perencanaan Karir untuk SMP dan SMA



SEMINAR PERENCANAAN KARIR
SMP dan SMA
Menggunakan Media Mind Mapping
(Optimalkan Karir Masa Depan Anak Remaja)
Narasumber:
Cahaya Fitria Sari, S.Pd., Kons.
[Konselor Masyarakat]

Daftarkan dirimu melalui sms dengan format :
 seminar_nama lengkap_nama sekolah_kelas
atau isi formulir di bawah ini!

Jadwal Pelaksanaan
Gelombang I
11 November 2015
13.00 - selesai
Gelombang II
10 Desember 2015
13.00 - selesai
Gelombang III
11 Januari 2015
13.00 - selesai



Office Kami
AURA COUNSELING CENTER
Jl. Magelang Km. 6
Loano Wetan (seberang Pasar Loano)

GRATIS
Untuk 100 peserta pertama
>100 peserta biaya @10000
Mahasiswi/ guru/ Tentor/ Konselor @20000



www.auracounseling.com          twitter @auracounseling
Call 0275-324193  sms 085270048283

Powered byEMF Survey


Selasa, 03 November 2015

Membedakan Profesi KONSELOR, PSIKOLOG, dan PSIKIATER



Sebagian besar masyarakat menganggap sama antara konselor, psikolog, dan psikiater . Padahal, ketiganya memiliki cara kerja, perspektif, dan pendekatan yang berbeda dalam kerja profesionalnya.

Ketiganya sering dianggap sama karena berhubungan dengan penanganan masalah kejiwaan manusia. Benar, baik psikolog, psikiater, maupun konselor, ketiganya berfokus untuk membantu seseorang dalam mengatasi permasalahan yang dialami dalam hidupnya. Akan tetapi, cara kerja serta pendekatannya dalam mengatasi permasalahan manusia berbeda-beda. Sebelum menjawab kepada siapa seharusnya kita datang ketika mengalami masalah tertentu, mari kita pahami lebih lanjut pendekatan dan cara kerja masing-masing profesi tersebut.

KONSELOR – bergelar M.K. / M.A. in counseling / Kons. Gelar konselor bisa diperoleh dari program Pendidikan (S.Pd. / M.Pd. yang melanjutkan spesialisasi dalam bidang Konselor), atau dari program Teologi. Program Konselor di bawah Fakultas Psikologi di Indonesia memang belum ada. Di luar negeri, Konselor atau Counseling Psychology merupakan program yang ada di bawah Program Studi Psikologi. Itulah sebabnya ada beberapa konselor yang bergelar M.A. (Master of Arts).  Pendekatan seorang konselor mirip dengan psikologi. Hanya saja, fokus kerja seorang konselor ialah kepada individu yang normal bermasalah. Normal bermasalah berarti mereka yang sebenarnya memiliki masalah dan tantangan dalam hidup, namun tidak sampai menyebabkannya mengalami gangguan jiwa yang serius, seperti: skizofrenia, depresi dengan gejala psikotik, atau gangguan-gangguan ekstrim lainnya. Oleh sebab itu, pendekatan seorang konselor ialah bahwa setiap manusia memiliki kapasitas penuh untuk menentukan hidupnya ke arah yang positif dan konstruktif, sehingga peran konselor ialah untuk menjadi seorang teman, mentor, dan pendengar yang baik bagi individu tersebut. Bedanya dengan psikologi, seorang konselor tidak dibekali kompetensi yang mendalam untuk menangani seseorang dengan gangguan kejiwaan yang serius.

Di Indonesia, program konselor seolah-olah disisipkan dalam bidang psikologi, sehingga seorang psikolog juga dapat berperan sebagai seorang konselor ketika menangani manusia yang normal bermasalah. Walau demikian, sebetulnya pasti akan ada perbedaan cara penangangan antara psikolog dan konselor mengingat penekanan dalam proses belajarnya pun berbeda.  Ada beberapa tes psikologi (namun tidak semua tes psikologi) yang juga dapat dilakukan oleh seorang Konselor yang sudah mendapatkan pelatihan di bidang itu.

Jumat, 30 Oktober 2015

Sejarah Bimbingan dan Konseling di Indonesia



Sejarah perkembangan Bimbingan Konseling di Indonesia mengalami perubahan di beberapa dekade, berikut perkembangan Bimbingan dan Koseling di tiap dekadenya:

A.   Perkembangan Bimbingan dan Konseling Sebelum Kemerdekaan
Masa ini merupakan masa penjajahan Belanda dan Jepang, para siswa dididik untuk mengabdi demi kepentingan penjajah. Dalam situasi seperti ini, upaya bimbingan dikerahkan. Bangsa Indonesia berusaha untuk memperjuangkan kemajuan bangsa Indonesia melalui pendidikan. Salah satunya adalah taman siswa yang dipelopori oleh K.H. Dewantara yang menanamkan nasionalisme di kalangan para siswanya. Dari sudut pandang bimbingan, hal tersebut pada hakikatnya adalah dasar bagi pelaksanaan bimbingan.

Jumat, 23 Oktober 2015

Pendekatan Layanan BK



Dalam layanan BK, yang menjadi subjek adalah orang yang dibimbing. orang yang dibimbing dibentuk oleh lingkungan, dan lingkungan dikembangkan oleh orang – orang. Banyak masalah individu/kelompok disebabkan oleh lingkungan, dan dapat pula terjadi untuk membantu mengatasi masalah individu/kelompok yang ditangani justru lingkungannya. Dalam layanan BK, pembimbing tidak saja melihat orang yang dibimbing dengan segala karakteristiknya, tetapi juga melihat lingkungan (terutama lingkungan sosial) dengan segala karakteristiknya.

Banyak pendekatan untuk melihat pelayanan BK secara menyeluruh, seperti layanan BK dilihat dari:

     1.     Subyek yang dilayani (individu-kelompok, anak-remaja-dewasa-lansia)
     2.    Tempat pelayanan (di sekolah – di luar sekolah)
     3.    Bidang layanan (pribadi-sosial-karir-belajar dll)
     4.    Kegiatan pelayanan (informasi-penempatan-konseling-orientasi-pembelajaran dsb)
     5.   Fungsi pelayanan (pemahaman-pencegahan-pengentasan-pemeliharaan-pengembangan)
     6.    Metode pelayanan (konseling-nasehat-ceramah-latihan dsb)

Jika masing – masing aspek dikaitkan dengan aspek lainnya, maka akan dijumpai berbagai ragam layanan BK, misalnya layanan BK kepada individu di sekolah, layanan bidang pribadi, kegiatan layanan informasi, dengan fungsi pemahaman dan dilakukan dengan ceramah. Demikian pula jika aspek tertentu dikaitkan pula dengan aspek lainnya.

Layanan BK di Industri, Perusahaan dan Kantor



Awal perkembangan BK di Amerika-Eropa adalah pada bidang pekerjaan (vocational guidance), hal ini sejalan dengan adanya revolusi industri. Perkembangan tersebut juga dipicu oleh pandangan baru dalam bidang manajemen terutama manajemen operasional, antara lain pandangan akan pemberian kesempatan berkembang dan meningkatkan prestasi kerja secara optimal kepada setiap karyawan, sehingga diperlukan pembinaan perorangan/karyawan dalam jabatan atau pekerjaannya. Di Amerika program bantuan untuk karyawan di lingkungan industri dinamakan EAP (Employee Assistance Programe). Program ini ditujukan baik untuk membantu karyawan yang memiliki masalah penampilan kerja maupun untuk karyawan yang mengalami masalah pribadi/keluarga.

Perkembangan sosial - ekonomi masyarakat, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pada gilirannya memberikan dampak tertentu bagi kehidupan masyarakat termasuk para karyawan. Berbagai problem dirasakan oleh karyawan, seperti problem keluarga, problem ekonomi, kesehatan mental, kepuasan kerja dan sebagainya, yang semuanya itu akan dibawa oleh karyawan dalam lingkungan kerja, yang pada akhirnya akan mempengaruhi produktivitas kerja. Melihat kenyataan tersebut maka perlu layanan BK di perusahaan atau di kantor.

Paket Wisata Pantai Purworejo



Aura counseling center menyediakan jasa pendampingan outbound dan traveling ke berbagai wilayah di Purworejo. Kali ini ada paket travelling di pantai – pantai di Purworejo.

     1.     Pantai Jatimalang
Salah satu pantai destinasi favorit di Purworejo adalah Pantai Jatimalang. Jaraknya hanya 18 km dari pusat kota dan bisa ditempuh dengan angkutan umum. Memang pantai ini tidak berpasir putih, tetapi hitam/ coklat seperti pantai – pantai di Kulonprogo. Selain menikmati air lautnya, ada kolam renang air tawar di pinggir pantainya. Selain itu ada ATV untuk fasilitas berkeliling pantai.

     2.    Pantai ketawang
Pantai ini terletak di Desa Ketawang Kecamatan Grabag, dan jaraknya hanya 22km dari pusat kota. Di sini, selain menikmati pantai, jika beruntung kita bisa menyaksikan lomba balap kuda yang diadakan oleh masyarakat sekitar.

     3.    Pantai keburuhan
Terletak di Desa Keburuhan, Kecamatan Ngombol. Kabupaten Purworejo.  Pantai ini berseberangan dengan Pantai Pasir Puncu yang ada di Kecamatan Grabag. Untuk ke sana bisa dengan motor  atau mobil, bahkan bus kecil pun sudah bisa masuk ke area parkir pantai.
Disana ada wisata susur sungai yakni  menyusuri sungai sepanjang sekitar hampir 3km. Dengan menaiki kapal, kita disuguhkan pemandangan di pinggir sungai. Kita juga akan melewati beberapa jembatan yang ada. Suasana di pantainya sendiri cukup bersih. 

     4.    Pantai Pasir Puncu
Terletak di Desa Harjobinangun, sekitar 22 km dari pusat kota Purworejo. Akses jalan menuju pantai ini juga relatif tidak sulit. Bila kita berangkat dari terminal Harjobinangun jauhnya sekitar 2 km sehingga dapat ditempuh dengan ojek atau dokar. Sehingga para pengunjung dapat menikmati deburan ombak dan semilir angin pantai.

Kamis, 22 Oktober 2015

Bimbingan Konseling dalam Keluarga/ Perkawinan





Dewasa ini kebutuhan akan pelayanan BK keluarga/perkawinan semakin meningkat. Hal tersebut terjadi karena problem yang berkaitan dengan keluarga dewasa ini semakin kompleks, misalnya masalah pemilihan pasangan hidup, meningkatnya angka perceraian, perubahan peran keluarga dan sebagainya. Banyak masalah yang pada awalnya merupakan problem dalam keluarga tetapi dapat berkembang menjadi problem di sekolah, di tempat kerja, di masyarakat. Sayekti (1994:72) menyebutkan beberapa problem keluarga, seperti problem seks, problem kesehatan, problem ekonomi, problem pendidikan, problem pekerjaan, problrm hubungan inter antar keluarga, problem agama.

Senin, 19 Oktober 2015

proposal kegiatan event organizer masyarakat desa

Assalamu'alaykum sahabat blog...

Iya betul sekali, yang penasaran bisa baca lebih lanjut dengan mengunduh proposal kami KLIK DISINI. Kami siap datang dimanapun bapak/ibu berada, jasa kami sangat mudah untuk digunakan siapa pun dan golongan masyarakat apapun.

Harga MURAH!! Bisa bandingkan dengan yang lain. KUALITAS PENGAJAR PROFESIONAL. DIJAMIN SAMPAI BISA DITERAPKAN

PROPOSAL PROGRAM OUTBOUND ANAK

Assalamu'alaykum sahabat blog,

Kami mempunyai program paket outbound anak harga terjangkau disesuaikan budget kantong bapak/ibu. Kami siap untuk menegosiasikan segala hal berkaitan dengan program paket OUTBOUND ANAK. Silahkan baca proposal dan unduh KLIK DISINI

Call center kantor kami: 0275-324193 SMS-085270048287
Office: LEMBAGA AURA COUNSELING CENTER PURWOREJO
Alamat: Jl. Magelang Km.6, Loano Wetan Rt.3 Rw.II no.22, Loano-Purworejo, Jateng 54181 (Sebrang pasar Loano)

Sabtu, 17 Oktober 2015

Training Skill Komputer Desa Pelutan

Assalamu'alaykum sahabat blog..

Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak yang sudah menggunakan jasa kami, dan berharap ke depannya dapat dikenal masyarakat luas dengan jaminan kualitas pengajar yang profesional dan harga sangat terjangkau dari kalangan anak-anak sampai dewasa.
Ini dia foto dokumentasi peserta pelatihan dari Desa Pelutan yaitu dua orang peserta. Selama 5 (lima) hari bersama kami training skill komputer bertempat di lokasi balai desa Ngemplak.


Pak Amat dan Pak Khabib

Beserta satu peserta pegawai kecamatan Gebang, yaitu Bu geri , berikut foto dokumentasi yang kami muat:
jilbab coklat Bu Geri